Spongebob tak solid

FERI DIARY

Ini adalah diary gw yg bisa di bilang sampah. Namun berkat kreativitas gw. Sampah ini menjadi sampah yang kreatif

Waktu gw kecil, gw belum besar (yai ialah) dulu pas gw kelas dua SD. Gw suka banget nonton film Spongebob. Gw gw merasa ada ikatan batin antara gw dan Spongebob. Waktu itu gw di jebak, sama orang tua gw sendiri.  Waktu itu gw lagi sakit dan orang tua gw menyuruh gw untuk di suntik. Nah pas zaman itu sedang ramainya isu-isu di kalangan anak-anak seusia gw  di  mana suntikan itu bisa bikin Lo hilang ingatan. Itu yang di katakan bakri, anak idiot tetangga gw. Dia sumber informasi yang luar biasa. Bahkan Bakri pernah liat alien di kandang ayamnya Rasman. ( Dan ternyata itu bapaknya Rasman ).

Itu yang bikin gw takut sama suntikan. Gw takut hubungan batin gw sama Spongebob itu bakal hilang. ( Namanya juga anak kecil ). Hingga akhirnya gw berpura-pura sehat. Gw lari-larian, gw lompat-lompat, dan akhirnya gw pingsan.

Dan ketika gw bangun. Yang gw Liat pertama kali adalah lampu, ( merk Philips sih ). Kemudian gw liat sekitar penuh dengan alat-alat kesehatan. Dan gw berpikir... Apakah ini yang di namakan surga...

Dan kemudian muncul sesosok Malaikat yang berkumis. Ternyata bukan.. ternyata itu bapak gw. Dan kemudian bapak gw berkata “ nak ini yang di sebut rumah sakit...” dan seketika gw termenung... Kenapa gw ada disini.? Kenapa Spongebob membiarkan hal ini terjadi..?


Dan ternyata pas gw pingsan dokternya udah nyuntik gw. Gw di ekploitasi pas gw GK sadar. Dan semenjak saat itu gw jadi GK suka lagi sama Spongebob.
Karena gw lebih suka Naruto yang gw yakin dia bisa ngejaga gw. Dengan jurus 1000 bayangannya...


Dan pesan moral yang bisa gw kasih adalah. “Pilihlah pelindung yang bisa melindungi kita. Dengan sikap sempurna”


Sekian kali ini.. untuk kalian pasti pernah punya kartun favorit. Dan silahkan kalian share kartun favorit kalian di komentar. Dan kalo kalian punya pertanyaan yang gak terlalu susah yah.. bisa kalian tanyakan. Dan untuk berlangganan artikel ini silahkan klik langganan.

Facebook: ferry march
Instagram: @saferi53

Komentar